Membuat Peta Sebaran Titik Panas (Hotspot)

228
0
07-06-2020 09:49 AM
New Contributor
0 0 228

Titik Panas ( Hotspot ) adalah indikator kebakaran hutan yang mendukung lokasi yang memiliki suhu relatif lebih tinggi dibandingkan dengan suhu sekitarnya. Permenhut No. P 12 / Menhut-II / 2009.

Data seberan titik panas (Hotspot) dapat diunduh  LAPAN:  http://modis-catalog.lapan.go.id

Cara Unduh Data Hotspot dari Situs Web LAPAN

  1. Buka http://modis-catalog.lapan.go.id , maka tampilkan akan seperti dibawah ini: http://modis-catalog.lapan.go.id/
    Sebaran Hotspot di Indonesia 6 Juli 2020
  2. Pilihlah Wilayah yang akan di unduh 

    Contoh:

    Pilih wilayah: Aceh

    Tipe Sateit: Semua satelit

    Tanggal:  1 - 6  Juli  2020

  3. Kemudian Klik “Unduh Hotspot sebagai CSV” 
    Sebaran Hotspot di Indonesia 6 Juli 2020
  4. Buka file CSV yang telah di unduh. Data tampilan CSV yang telah di unduh dapat dilihat pada gambar berikut:
    Format CVS Hasil Download
  5. Rapihkan data CVS dengan langkah-langkah sebagai berikut:
    a. Buka data CVS untuk merapihkan data

    b. Klik Data pada Menu Bar

    c. Klik Get External Data

    d. Klik From Teks

    e. Pilih Data CVS yang sudah didownload

    f. Pilih Impor
    g.
    Klik Next
    h.
    Tab Daftar Periksa dan Koma
    i.
    Klik Next
    j.
    Klik Finish lalu Ok
     

     
       

     
     

Kemudian,  ubah kolom Lintang (Y) dan Bujur (X) menjadi  Number  dengan tiga angka dibelakang koma dan format kepala tabel mejadi  teks  dengan nama baru. Lalu, simpan data ke format  Excel 97-2003 Workbook

Baca Juga:
Memetakan Ketersediaan Portal Informasi dan Data Covid-19
Tutorial ArcGIS Pembuatan Peta Tutupan Lahan dengan Data Landsat

Mengimpor Data Hotspot Format Excel 97-2003 Workbook di ArcMap / ArcGIS

  1. Buka ArcMAp / ArcGis

  2. Klik Tambah Data. Buka file data. Hotspot yang sudah di save dengan format  Excel 97-2003 Workbook. Pastikan tabel atribut tidak <NULL>, seperti gambar di bawah ini:
    Sebaran Hotspot di Indonesia 6 Juli 2020
  3. Lalu, Klik kanan pada layer pilih “Tampilkan XY”. Ubah Sistem Koordinat dengan cara pilih “Edit”, pilih Sistem Koordinat Geografis - Dunia - WGS 1984.

  4. Klik OK
  5. Maka akan muncul tampilan sebaran Hotspot di Indonesia pada tanggal 6 Juli 2020, Seperti dibawah ini:
  6. Menyimpan layer ke format .shp / shapefile dengan cara:
    a. Klik kanan pada layer, Data - Ekspor Data 

    b. Pilih  folder yang diinginkan untuk menyimpan data
    c. Klik Save
  7. Data hotspot sudah tersedia dalam bentuk Shp.

    Sebaran Hotspot di Indonesia 6 Juli 2020
    Pemantauan “titik panas” (Hotspot) merupakan salah satu upaya pengendalian kejadian bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan deteksi panas melalui bantuan satelit penginderaan jarak jauh dan sistem informasi geografis.
About the Author
fall in love with nature. provide information and want to share with each other