SH_futureleaders2020

LocateXT: ekstraksi koordinat dari unstructured data

Blog Post created by SH_futureleaders2020 on Jun 6, 2020

Halo Arcnesian! Pada blog post kali ini, saya akan membagikan sedikit pemaparan tentang LocateXT. Arcnesian mungkin sering bertemu atau berurusan dengan data lokasi yang tidak terstruktur, dan merasa kebingungan/kewalahan mengolah data tersebut. ArcGIS, dalam hal ini, memiliki solusi untuk mengatasi hal tersebut, yaitu LocateXT

 

LocateXT merupakan suatu extension tambahan dari ArcGIS yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan tools Extract Locations, yang bertujuan untuk mengekstraksi data lokasi dari suatu file atau data spasial yang tidak terstruktur sehingga menghasilkan fitur titik yang mewakili lokasi tersebut. 

 

Data tidak terstruktur adalah teks atau dokumen apa pun seperti halaman web, laporan, email, konten media sosial, dan lain sebagainya. Dokumen Microsoft Office (Word, PowerPoint, dan Excel), dokumen Adobe PDF, file teks, dan sebagainya semuanya dapat diproses. Tools Extract Locations dapat memproses satu file atau beberapa file dalam satu folder sekaligus. Pengguna juga dapat men-drag teks dari email atau halaman web pada panel untuk dianalisis.

 

Setiap titik pada kelas fitur keluaran memiliki konten dalam atribut tabel yang menunjukkan file tempat lokasi spasial ditemukan. Teks yang melingkupi lokasi spasial diekstraksi dari dokumen asli dan disimpan dalam bentuk atribut untuk menyediakan konteks bagi lokasi tersebut. Tanggal dan kata kunci yang terkait dengan lokasi juga dapat diekstraksi. Tools Extract Locations tidak secara otomatis mengenali teks yang mewakili alamat sebagai lokasi spasial, sehingga locator tidak dapat digunakan untuk menghasilkan titik yang mewakili lokasi tersebut. Kapabilitas yang disediakan pada tools Extract Locations juga tersedia dalam geoprocessing tools, yaitu Extract Locations From Document dan Extract Locations From Text .

 

Berikut ini saya akan mencontohkan bagaimana kapabilitas ekstensi LocateXT ini dapat bekerja. Pada kesempatan ini, saya menggunakan ArcGIS Pro dan data titik-titik lokasi baseline pulau-pulau terluar di wilayah teritorial Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 38 Tahun 2002 (format PDF) yang diunduh dari situs United Nations sebagai data sampel untuk diekstraksi koordinatnya.

 

Tahapan langkah kerjanya adalah sebagai berikut:

1. Unduh file yang mengandung koordinat lokasi titik-titik lokasi baseline agar tersimpan pada penyimpanan lokal

    anda. File yang diunduh (untuk kasus ini) dalam format PDF. 

                                            

2. Selanjutnya, jalankan ArcGIS Pro yang sudah terpasang ekstensi LocateXT. Pada jendela ArcGIS Pro, buat project

     baru dengan nama dan lokasi penyimpanan sesuai keinginan.

3. Proses ekstraksi koordinat dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama adalah menggunakan tools Extract

    Locations pada menu Add Data.                                             

  • Pada tab Map, pilih opsi Add Data -> Extract Locations. 
  • Jendela Extract Locations seperti berikut akan muncul.
  • Pada opsi Output, beri nama dan tentukan lokasi penyimpanan untuk fitur hasil ekstraksi koordinat. Selanjutnya pada opsi Input, drop file PDF yang sebelumnya sudah diunduh, atau klik opsi Browse untuk memilih file tersebut. 
  • Selanjutnya klik Extract. File akan diproses beberapa saat untuk diekstraksi data koordinatnya. 
  • Hasil ekstraksi koordinat akan muncul pada jendela ArcGIS Pro.

                          

 

4. Cara kedua adalah dengan menggunakan Geoprocessing tools

  • Pada tab Analysis, pilih Tools
  • Jendela Geoprocessing akan muncul. Lakukan pencarian tools dengan menuliskan 'extract location' pada kolom Find Tools. Akan muncul hasil pencarian berupa tools Extract Locations From Document dan Extract Locations From Text.
  • Karena data yang digunakan berbentuk PDF, maka kita memilih opsi Extract Locations From Document
  • Pada jendela Extract Locations From Document, pilih file yang ingin diekstraksi koordinatnya pada kolom Input File. Kemudian beri nama untuk feature layer hasil dari proses ekstraksi pada Output Feature Class dan tentukan lokasi penyimpanannya. Lakukan pengaturan-pengaturan lain jika diperlukan, misalnya menentukan seperti apa format koordinat hasil ekstraksinya. 
  • Klik Run untuk menjalankan proses ekstraksi. 
  • Hasil dari proses ekstraksi koordinat berupa titik-titik lokasi baseline akan muncul pada jendela ArcGIS Pro. Tidak ada perbedaan hasil antara ekstraksi yang dilakukan dengan Extract Locations maupun yang dilakukan dengan tools Extract Locations From Document. 

                       

 

Demikian bahasan mengenai LocateXT pada blog post ini. Informasi lebih lanjut terkait extension ini dapat diakses pada artikel What is LocateXT—ArcGIS Help | Documentation

 

Ditulis oleh: Pachira Eizza Paramitha, Technical Track - FLP SH 2020.

Outcomes