ayamirantiesriindonesia-co-id-esridist

How to: Authorize dan Deauthorize ArcGIS Desktop (offline)

Blog Post created by ayamirantiesriindonesia-co-id-esridist Employee on May 17, 2018

Sesuai dengan judul post kali ini, ArcMin akan menjelaskan cara melakukan Authorize dan Deauthorize ArcGIS Desktop. Post kali ini sedikit berbeda dengan post sebelumnya, How to: Authorize dan Deauthorize ArcGIS Desktop , karena di post kali ini akan membahas langkah melakukan authorize dan deauthorize secara offline. Terkadang teman-teman ArcNesian berada di area yang tidak memiliki internet atau jaringan internet terbatas bukan? Maka post ini dijamin bisa membantu kendala kalian!

 

Sedikit mengulang pembahasan mengenai istilah Authorize dan Deauthorize. Authorize atau Authorization, adalah proses dimana setelah melakukan instalasi software, lisensi yang telah dikirimkan dilakukan proses aktivasi atau registrasi dengan memasukkan data pengguna. Sebaliknya, Deauthorize atau Deauthorization adalah proses mencabut lisensi yang telah aktif di salah satu mesin. Proses ini umumnya dilakukan untuk memindahkan lisensi yang telah aktif tersebut ke mesin yang baru atau yang berbeda. Jika sudah dilakukan deauthorize, maka software ArcGIS dapat di-uninstall dan Anda dapat melakukan proses authorize kembali. Perlu diingat, proses deauthorize hanya dapat dilakukan empat kali dalam satu tahun pada satu lisensi.

 

1. Authorize

      a. Single Use License

            1. Jalankan ArcGIS Administrator (Start > All Programs > ArcGIS > ArcGIS Administrator).

            2. Klik tab 'Desktop'.

            3. Pilih level software yang dimiliki (Advanced/Standard/Basic) yang akan dilakukan authorize.

                **(Pilih Desktop Advance, JIKA menggunakan lisensi trial (Kode lisensi: EVA)**

            4. Klik 'Authorize Now'.

            5. Lanjutkan dengan pilihan default, 'I have installed my software and need to authorize it', lalu klik Next.

     6. Pilih pilihan kedua yaitu, 'Authorize at Esri's website or by email to receive your authorization file', lalu klik                 Next.

            7. Isikan data personal, lalu klik Next.

            8. Pilih kategori yang sesuai dengan organisasi Anda, lalu klik Next.

            9. Isikan nomor lisensi Anda, (ESU123456789), lalu klik Next.

          10. Masukkan nomor lisensi untuk extensions jika ada. Namun, jika tidak muncul dalam daftar, silahkan mengetik                 manual nama extension, nomor lisensi dan jumlahnya, lalu klik Next.

          11. Klik Next pada wizard ‘Evaluate Software Extensions’.

          12. Pada kotak dialog Email Authorization, pilih 'Save...' dan file 'authorize.txt' akan otomatis terunduh ke dalam                    PC/mesin.

   13. Pindahkan file tersebut ke PC/mesin yang tersedia koneksi internet, lalu kirimkan file tersebut ke                               support@esriindonesia.co.id.

   14. Selanjutnya Anda akan menerima balasan email beserta file *.RESPS, unduh file tersebut.

   15. Lalu klik dua kali file tersebut, kotak dialog Software Authorization akan terbuka dan ikuti tahapan authorize             hingga selesai.

           16. Klik Finish jika proses authorization selesai.

 

      b. Concurrent Use License

           1. Jalankan License Manager (Start> All Programs > ArcGIS> License Manager> License Server Administrator).

            2. Klik tab ‘Authorization’.

            3. Pilih versi yang digunakan, lalu klik ‘Authorize now’.

            4. Lanjutkan dengan pilihan default, 'I need to authorize licenses on my license server', pilih ArcGIS Desktop dan                 klik Next.

            5. Pilih pilihan kedua yaitu, 'Authorize at Esri's website or by email to receive your authorization file', lalu klik                        Next.

            6. Isikan data personal, lalu klik Next.

            7. Pilih kategori yang sesuai dengan organisasi Anda, lalu klik Next.

            8. Isikan nomor lisensi Anda, (EFL123456789), lalu klik Next.

            9. Masukkan nomor lisensi untuk extensions jika ada. Namun, jika tidak muncul dalam daftar, silahkan mengetik                 manual nama extension, nomor lisensi dan jumlahnya, lalu klik Next.

          10. Klik Next pada wizard ‘Evaluate Software Extensions’.

          11. Pada kotak dialog Email Authorization, pilih 'Save...' dan file 'authorize.txt' akan otomatis terunduh ke dalam                    PC/mesin.

   12. Pindahkan file tersebut ke PC/mesin yang tersedia koneksi internet, lalu kirimkan file tersebut ke                               support@esriindonesia.co.id.

   13. Selanjutnya Anda akan menerima balasan email beserta file *.RESPS, unduh file tersebut.

   14. Lalu klik dua kali file tersebut, kotak dialog Software Authorization akan terbuka dan ikuti tahapan authorize             hingga selesai.

          15. Klik Finish jika proses authorization selesai.

          16. Untuk menjalankan lisensi, klik tab 'Start/Stop License Service', lalu klik Start dan klik OK.

 

2. Deauthorize

      a. Single Use License

            1. Jalankan ArcGIS Administrator (Start > All Programs > ArcGIS > ArcGIS Administrator)

            2. Klik 'Support Operation', lalu klik 'Deauthorize'.

            3. Pada 'Deauthorization Method', pilih opsi kedua: 'Deauthorize at Esri's website or by email to receive your                        deauthorization file.' 

            3. Pilih produk yang ingin dilakukan deauthorize, lalu klik Next.

     4. Pada 'Email Deauthorization', klik 'Save' untuk menyimpan file 'deauthorize.txt', yang otomatis akan                           tersimpan di PC/mesin Anda.

     5. Kirimkan file tersebut ke support@esriindonesia.co.id

     6. Selanjutnya Anda akan menerima balasan email beserta file *.RESPS, unduh file tersebut.

     7. Ulangi tahapan 1 hingga 3, lalu pilih opsi ketiga: 'I have received a deauthorization file from Esri and am now           ready to finish the deauthorization process.'

     8. Unggah file *.RESPS tadi, lalu klik Next.

 

      b. Concurrent Use License

            1. Jalankan License Manager (Start> All Programs > ArcGIS> License Manager> License Server Administrator)

            2. Klik tab ‘Authorization’.

            3. Klik ‘Deauthorize’.

     4. Pada 'Deauthorization Method', pilih opsi kedua: 'Deauthorize at Esri's website or by email to receive your                 deauthorization file.' 

            4. Pilih produk yang ingin dilakukan deauthorize, lalu klik Next.

     5. Pada 'Email Deauthorization', klik 'Save' untuk menyimpan file 'deauthorize.txt', yang otomatis akan                           tersimpan di PC/mesin Anda.

     6. Kirimkan file tersebut ke support@esriindonesia.co.id

     7. Selanjutnya Anda akan menerima balasan email beserta file *.RESPS, unduh file tersebut.

     8. Ulangi tahapan 1 hingga 3, lalu pilih opsi ketiga: 'I have received a deauthorization file from Esri and am now           ready to finish the deauthorization process.'

     9. Unggah file *.RESPS tadi, lalu klik Next.

 

 

Semoga bermanfaat! Sampai jumpa di post selanjutnya!

 

Contact Esri Indonesia Technical Support (support@esriindonesia.co.id) for further assistance.

Outcomes